Ketika seseorang ingin mulai menjadi agen properti, sebenarnya ada dua pilihan yaitu agen properti independen atau dibawah bendera (ikut kantor properti). Sebetulnya ada keuntungan dan kerugian masing masing. Semua ini tergantung dari kondisi anda sendiri. Mari kita simak satu per satu.

Ada yang cocok disituasi tertentu menjadi agen independen, namun ada juga yang cocok menjadi agen dibawah bendera. Mari kita bahas kekurangan dan kelebihan masing masing serta di akhir kita bahas anda lebih cocok yang mana.

Agen Independen

Agen properti jenis yang ini bergerak secara individu, namun bukan berarti mereka hanya sendiri saja. Ada juga yang membuat tim tapi tidak membawa nama tertentu alias tidak berbentuk perusahaan yang terdaftar resmi.

Kelebihan Agen Independen

Yg paling jelas pertama adalah anda mendapatkan komisi secara menyeluruh alias “kue” nya milik anda semua. Tidak di bagi kepada kantor dan lainnya. Dan lainnya disini ada biaya biaya lain yang langsung di potong kantor saat anda mendapatkan komisi misalnya pajak dan dipotong franchise fee.

Anda bisa mengatur waktu anda dengan lebih bebas ketimbang anda ikut dengan kantor yang pada umum nya memiliki peraturan untuk jaga gerbang (resepsionis) di tanggal jaga.

Kekurangannya Sebagai Agen Independen

Pertama, anda harus terus menambah ilmu dengan banyak membaca dan mengikuti seminar yang ada tentang seluk beluk properti. Kalau di kantor dibawah bendera tentu ada training atau pelatihan rutin sedangkan jika anda sendiri saja, anda harus meluangkan waktu anda untuk menambah ilmu.

Kedua, anda akan lebih repot jika anda mengerjakan semuanya sendirian. Profesi agen properti, broker atau mediator tidak selamanya sederhana. Ada proses yang harus di lalui yang bila mana di kantor hal hal itu dilakukan oleh tim kantor. Misalnya, memasang spanduk, membagikan flyer, memasang iklan, mengurus dokumen yang dibutuhkan untuk transaksi.

Semua hal yang disebutkan diatas biasanya dilakukan sendirian jika anda adalah seorang agen independen.

Terakhir, salah satu kekurangan agen independen adalah tidak adanya suasana kantor karena umum nya agen independen bekerja dari rumah. Bekerja dari rumah memiliki tantangan nya sendiri. Sehingga mempengaruhi performa kerja anda. Suasana kantor terkadang membuat anda merasa ingin bekerja lebih baik, lebih banyak dan interaksi antar manusia sesama profesi membuat anda bisa belajar banyak dari pengalaman orang lain.

Suasana kantor dan jam kerja kantor juga memaksa seseorang bekerja dengan disiplin, namun jika tidak ada kantor atau jam kantor, maka orang tersebut harus dan wajib memiliki karakter disiplin diri yang tinggi. dan tentunya memiliki semangat juang yang tinggi.

Hal ini tentunya tidak anda dapatkan jika anda bekerja sebagai agen independen. Kecuali sebagai agen independen anda sudah cukup sukses dan mampu membuat tim sendiri yang akhirnya jadi juga seperti kantor. Hehehe.

Agen Dibawah Bendera

Agen ini sederhananya saja, adalah agen yang bekerja di kantor agen properti yang resmi dan berbadan hukum.

Kelebihan bekerja sebagai agen dibawah bendera

Anda akan selalu mendapatkan training dan pelatihan untuk mempertajam kemampuan anda sebagai agen properti. Training ini umum nya dilakukan secara berkala sehingga selalu dapat ilmu baru.

Bekerja di kantor membuat suasana menjadi lebih hidup bagi sebagian besar orang. Ketimbang bekerja dirumah, disaat ada interaksi dengan orang lain maka hal itu bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi dunia kerja anda. Apalagi memiliki bos, prinsipal atau teman kerja yang saling membangun dan tidak sikut kanan kiri.

Pekerjaan anda akan jadi lebih ringan dalam setiap proses menjadi agen properti. Mulai dari proses farming, listing, marketing, transaksi penjualan dan serah terima akan terbantu sekali oleh staf kantor yang telah disediakan oleh prinsipal atau bos anda.

Kekurangan Sebagai Agen Dibawah Bendera

Prinsipal yang tidak fair, anda harus hati hati sekali karena terkadang anda bisa bekerja dengan bos yang tidak jujur. Sehingga semua listing di ambil oleh nya dan tidak dibagikan kepada anda. Dimana pada umum nya sebuah kantor itu bosnya menjadi mentor saja dan membantu sales ya untuk maju.

Apabila bosnya juga aktif menjual ada beberapa kasus mudah terjadi hal hal yang akan merugikan Sales dibawah nya. Hal ini sudah pernah terjadi dengan teman saya dimana dia tidak mendapatkan listing dan ketika dia terlihat sudah hampir gol transaksi nya ternyata komisi nya tidak dibayar karena bos nya kongkalikong dengan Buyer atau owner nya. Terjadilah transaksi gelap.

Teman atau rekan kerja yang saling sikut juga merupakan ancaman tersendiri. Suasana bisa menjadi tidak kondusif dan bahkan sering kali merugikan jika rekan kerja anda banyak yang saling sirik dan menikam dari belakang.

Yang terakhir dan salah satu yang paling tidak enak sebetulnya adalah ketika komisi turun, ada banyak sekali potongannya. Mulai dari pajak, ada juga terkadang franchise fee dan bagian kantor. Hal ini sebetulnya wajar melihat kelebihan yang diberikan kantor cukup banyak. Namun bagi beberapa orang hal ini sangat dan cukup memberatkan.

Kesimpulan: Mana Yang Cocok?

Bagaimana dengan anda? Mana profesi yang cocok untuk anda apakah sebagai agen independen atau sebagai agen dibawah bendera? Tentunya hal ini bergentung dari beberapa hal yang berkaitan dengan kondisi anda saat ini.

Situasi tiap tiap orang tentu berbeda. Situasi bagi orang yang masih pemula berbeda dengan orang yang sudah berpengalaman.