Ada banyak sekali tips agar rumah cepat laku, saya pernah membeli rumah, saya pernah menjual rumah sebagai agen properti, saya pula pernah menjual rumah tanpa melalui agen properti. Menjual rumah agar cepat laku tentu bukan sebuah rumus yang berlaku untuk semua, namun perlu di perhatikan kasus per kasus.

Menjual rumah seharga 500jt tentu akan lebih cepat bila dibandingkan dengan menjual rumah seharga 5 Miliar apalagi 20 miliar. Betul apa betul? Rumus dan jurus tentu berbeda jika kita melihat dari kasus ke kasus, maka itu di artikel kali ini kita akan membahas tips yang sifatnya bisa berlaku untuk semua jenis harga rumah.

Titip Jual Rumah Properti Jakarta Barat
Pakai jasa Agen Properti Yang Kompeten dan Profesional

1. Gunakan jasa agen properti

Menjual rumah membutuhkan keahlian dan pengalaman agar rumah anda dapat terjual dengan cepat serta dengan harga yang maksimal. Tentu jika anda salah memberi harga terhadap rumah anda dan itu terlalu murah tentu akan cepat terjual, namun celakanya sebaliknya jika rumah anda itu terlalu mahal label harganya, melirik pun orang tidak mau.

Bagaimana caranya mencari agen properti yang baik? tentu pertama tama anda harus mencari agen properti yang telah berpengalaman di wilayah anda. Sehingga dia bisa memberikan masukan mengenai berapa harga yang pantas untuk di berikan menjadi label harga rumah anda. Terlalu tinggi berakibat rumah tidak laku, terlalu murah berakibat anda menjadi rugi dan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan harga yang terbaik. Rumah hanya 1 buah saja.

Agen lokal juga memiliki pengetahuan mana buyer yang hot, mana buyer yang cocok untuk rumah anda. Sehingga dengan mendatangi agen yang tepat anda akan lebih cepat menjual rumah anda.

Berikan komisi yang baik, pada saat saya menulis artikel ini komisi yang berlaku di pasaran sekitar Jakarta Barat ialah 2%, sehingga jika anda merasa cocok dengan agen properti anda berilah 2.5% atau bahkan 3% hal ini menandai keseriusan anda dalam memilih agen properti. Dengan catatan anda telah yakin bahwa dia adalah agen yang terbaik setelah melakukan seleksi dengan baik.

Foto Rumah

2. Cek harga pasaran

Ketika anda sedang melakukan penjualan rumah tentu anda masuk ke pasar jual beli rumah oleh karena itu penting untuk anda mulai berkeliling disekitar tempat rumah anda berada dan melakukan perbandingan harga dengan baik. Ingat! harga ketika anda di telpon adalah harga buka, harga buka dan harga deal bisa berbeda jauh langit dan bumi. Maaf kalau agak sedikit berlebihan, jadi jangan pakai harga tersebut saat telpon pemilik rumah menjadi harga pasaran. Itu harga buka!

Lakukan crosscheck harga dengan agen lokal yang anda percayai, sehingga hasilnya akan lebih baik dalam anda menentukan berapa anda ingin menjual rumah anda.

Jika di lingkungan anda tempat menjual rumah masih ada banyak kavling atau tanah kosong yang dijual, maka anda perlu memeriksa juga berapa harga tanah tersebut. Sehingga dengan hitungan tanah dan bangun rumah akan di dapati sebuah harga yang bisa menjadi patokan / acuan. Terkadang ketika masih banyak kavling atau tanah di sekitar, buyer / calon pembeli akan memiliki pertimbangan untuk membeli tanah saja dan bangun sendiri bila anda memasang harga terlalu tinggi.

3. Jaga kondisi rumah tetap prima

Dari mata turun ke hati, ini adalah satu hal yang tidak pernah berubah dari dulu sampai selama-lamanya. Ketika anda sedang menjual rumah, agar dapat terjual cepat. Anda harus memperhatikan kondisi fisik rumah agar tetap prima. Karena apabila calon pembeli sudah tersentuh hatinya oleh rumah anda maka, pikiran mereka akan dipenuhi dan dibayang bayangi oleh pikiran tentang rumah anda.

Terlalu banyak orang yang lupa dengan tips yang ketiga ini. Banyak yang berpikir bahwa rumahnya sudah mau dijual, buat apa di urus? ternyata hal ini bisa berdampak fatal yang membuat rumah anda tidak dapat cepat terjual karena pembeli tidak “nafsu” sama rumah anda.

Lantas bagaimana caranya agar rumah anda dapat rapih dan prima? ada beberapa hal yang anda harus perhatikan tanpa harus terlalu banyak membuang uang :

  • Pastikan anda merapihkan taman di depan rumah, pastikan tidak terlalu banyak barang di depan rumah anda. Buanglah dan sumbangkanlah kepada para pemulung, inilah saatnya
  • Apabila rumah sudah terlihat sangat kusam dan belum pernah di cat lebih dari 5 tahun, ini pun sudah saatnya anda cat ulang tampak depan rumah anda minimal, sisanya di dalam bisa anda pertimbangkan. Pilihlah cat dengan warna yang netral seperti putih, cream, dan bukan warna tebal seperti biru, hijau, merah, atau kuning.
  • Perhatikan jumlah barang di dalam rumah anda mulai dari depan, ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, kamar tidur dan kamar mandi. Minimal kelima ruangan ini anda rapihkan barangnya dan makin sedikit jumlah barang anda makin baik! sehingga ketika dilakukan survei maka buyer akan terasa lapang, dan lebih enak dilihat, hati akan lebih mudah disentuh
  • Terakhir, pastikan lampu semua menyala dengan baik dan dengan warna yang seragam. Jangan campur warna putih dengan warm light. pastikan semua nya menyala ketika ada calon pembeli melakukan survei rumah.

4. Jaga mulut anda saat pembeli datang

Di Indonesia, seringkali ketika menjual rumah. Si Pemilik masih tinggal di rumah nya. Berbeda dengan pengalaman saya sendiri ketika di Australia si pemilik rumah akan pergi sebentar ke rumah tetangga atau menunggu di mobil sedikit bergeser dari rumahnya. Loh kenapa pemilik nya di usir?

Karena ketika si pemilik tidak ada di rumah, maka si pembeli dapat memberikan komentar sepuas-puasnya yang dimana komentar ini dapat dipakai untuk owner sebagai bahan pertimbangan. Namun sebaliknya jika ada pemilik maka si calon pembeli akan sangat sungkan untuk memberikan komentar, padahal dengan adanya komentar ini maka transaksi penjualan rumah akan bisa lebih cepat ter realisasi karena berbagai pertimbangan yang dapat diambil oleh pemilik rumah berdasarkan fakta dilapangan.

Namun, di Indonesia ketika seorang pemilik masih tinggal di rumah. Sering kali pemilik yang nantinya akan membawa calon pembeli berputar-putar melakukan survei meskipun sudah ada agen yang membawanya. Di titik ini, anda harus bijak dalam berkata-kata dan jangan sampai anda mengatakan hal yang tidak perlu. Ada ratusan contoh yang saya dapat ceritakan kepada anda, namun saya persingkat dengan mengatakan jaga mulut anda agar tidak ada informasi yang tidak diperlukan keluar dengan sia-sia.

Biarkan agen anda melakukan pendekatan dan berbicara dengan calon pembeli rumah anda. Apabila agen anda dirasa belum mengatakan fakta tentang rumah anda, anda perlu menambahkan sedikit tentu anda bisa memberitahu juga jangan sungkan. Namun tetap batasi dan tahan jika anda adalah tipe orang yang sulit berhenti untuk berbicara, karena calon pembeli datang ingin merasakan rumah anda, bukan untuk mendengar anda berbicara.

Saya rasa tips ini cukup untuk membantu anda dalam menjual rumah agar lebih cepat terjual. Bila anda ingin menjual rumah di wilayah Jakarta khususnya Barat dan sekitarnya bisa menghubungi atau ngobrol dengan saya (Julianto) di nomor 08111 822 800. Salam Sukses!